Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2014

Diaspora Orang Bakumpai

Oleh: Setia Budhi

 Penulis: Pusat Kajian Antopologi, Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan

 Pendahuluan

Keberadaan kantong-kantong orang Bakumpai di daerah Long Iram di Kalimantan Timur dan Samba di Kalimantan Tengah dan kemudian di daerah Handil Brunai serta Kota Banjarmasin yang berkembang hingga Abad ke-19, memunculkan banyak pendapat. Pendapat pertama menyimpulkan orang Bakumpai merupakan gelombang dari Kalimantan Tengah, yaitu daerah Barito Hulu. Pendapat ini memperkuat dugaan bahwa situasi Perang Barito 1869 menyebabkan orang Bakumpai mencari kawasan yang lebih aman, mereka menyeberang kea rah Timur terus ke Sungai Mahakam dan sebagian lagi menyusur ke arah Barat ke Sungai Katingan Tumbang Samba.

Bukti-bukti linguistik yang menghubungkan bahasa-bahasa di daerah itu dengan data fonologis, morfo sintaksis dan leksikal, dapat dibuktikan bahwa kelompok kelompok bahasa Samba, Berangas dan Long Iram yang digunakan di daerah itu berhubungan erat dengan bahasa-bahasa orang Bakumpai di Sungai Barito terutama Muarabahan dan Tumbang Lahung. Penjelasan lain pemukiman pemukiman tempat tinggal mereka yang baru nampak sama dengan tempat asal mereka.
Pendapat berikutnya dilatarbelakangi oleh spirit Hakula’ yang menyebabkan orang Bakumpai dapat diterima dimana-mana tempat, suku maupun agama. Orang Bakumpai meninggalkan kampung halaman ke daerah lain karena berpendapat bahwa daerah lain itu memberi kehidupan lebih baik. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »