Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2010

Ulun Tiba, Yaku Pergi

Oleh : Nasrullah

Bahasa Bakumpai yang tumbuh berkembang di Marabahan, ibukota kabupaten Barito Kuala, lalu menyebar ke Kalteng hingga Kaltim. Namun, di tempat berkembangnya, bahasa yang sangat mirip dengan bahasa yang digunakan orang Dayak Ngaju ini, mengalami perubahan. Bahkan tergusur secara pelan namun pasti.

Hal ini terjadi karena toleransi orang Bakumpai yang tinggi terhadap orang lain yang tidak bisa menggunakan bahasa Bakumpai “Di tempat kita ada yang malu menggunakan bahasa Bakumpai, alasannya apabila ada orang ketiga,” kata Hidayat (50), pemerhati Bahasa Bakumpai, kepada Urbana, Senin (13/12).

Pria yang tinggal di Basahap Halus, Marabahan ini, melihat beberapa penyebab lain yang mempengaruhi perkembangan Bahasa Bakumpai. Menurutnya, perubahan terjadi dalam bahasa Bakumpai karena menyerap bahasa lain, seperti bahasa Banjar. Bahasa Bakumpai tidak mengenal istilah ulun dan pian, tapi dipakai sebagai pengganti ikau dan yaku dengan alasan lebih sopan. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »