Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2008

Abstrak Tesisku

NGAJU, NGAWA, NGAMBU, LIWA

(LÉVI-STRAUSS’  STRUCTURALIST ANALYSIS OF DAYAK BAKUMPAI

SPATIAL CONCEPTUALIZATION AT THE BARITO RIVER)

Oleh                        :  Nasrullah

Program Studi         :  Antropologi

Pembimbing            :  Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, MA., M.Phil

Tanggal Wisuda      :  29 Oktober 2008

The Barito River exists not only in its physical form, but also in the many meanings it possesses for the Bakumpai culture residing along the river. Empirically, this can be seen from the Bakumpai’s knowledge and experience on establishing orientation based on the flow of river. The Bakumpai have four directions: ngaju (upper course of the river), ngawa (lower course of the river), ngambu (land), and liwa (sea). This study is aimed at finding deeper meaning behind the Bakumpai’s spatial concept of the Barito River , probing beyond simple direction (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

mansan-2

Bersiap-siap untuk bekerja.

Dalam bahasa Bakumpai dikenal kata atau istilah mansan yang secara sederhana diartikan menetap sementara untuk bekerja. Namun, istilah ini barangkali mulai asing karena jarang digunakan apalagi oleh penutur Bakumpai yang tinggal di daerah perkotaan. Aktivitas mansan tetap dilakukan orang Bakumpai yang tinggal di pedesaan dan dalam kehidupan sehari-harinya mengolah SDA. Kata mansan mulai terbatas penggunaannya, padahal suatu bahasa akan hilang atau setidaknya mengalami perubahan apabila satu persatu istilah-istilah yang terkandung di dalamnya jarang digunakan, apalagi tidak diikat dalam sebuah kamus. Begitu pula dengan istilah mansan, saya tidak menemukannya dalam kamus Bakumpai Indonesia (lihat Kawi, Dj., 1985; Rangga, 2007). (lebih…)

Read Full Post »