Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2013

Oleh: Nasrullah*

Setiap daerah yang memiliki karakter khas, biasanya akan mewujud pada julukan yang disandangnya. Julukan tersebut dapat berhubungan dengan hal-hal religius. Misalnya julukan ‘Serambi Mekkah’ identik pada kota Martapura, dan dua tempat di Pulau Sumatera, yakni Propinsi Aceh dan kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Ketiga tempat itu memang menunjukkan tradisi religius lebih dominan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Julukan daerah juga bernuansa teologis, dilihat pada tanah Pasundan, Jawa Barat karena keindahan alamnya dikatakan ‘Tuhan menciptakan tanah Pasundan sambil tersenyum.’ Begitu pula Bali dikenal sebagai pulau dewata karena begitu banyak tempat ibadah umat Hindu dan ritual keagamaan menjadi keseharian warga.

Kota Banjarmasin yang jika dilihat dari keseharian warganya yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan; pengajian agama, maulid nabi dan sebagainya tetapi hanya mendapat julukan ‘Kota Seribu Sungai’. Julukan ini memang bukan hiperbolis, karena memiliki berbagai jenis sungai dan anak sungai (batang banyu, handil, tatah, antasan, saka, anjir dan sebagainya). Namun julukan ‘Seribu Sungai’ seakan hampa makna religius sehingga tidak memiliki korelasi langsung dengan kondisi masyarakatnya.

Sungai dan Surga

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »