Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2008

Oleh : Nasrullah
Tepat berada di atas sebuah bukit, di tengah kota Puruk Cahu yang sekarang menjadi Ibukota Kabupaten Murung Raya. Terdapat sebuah komplek pemakaman. Pada salah satu nisan terbuat dari kayu ulin terdapat tulisan menggunakan aksara Arab melayu, sayangnya tulisan itu tidak bisa terbaca dengan jelas, sementara rumput ilalang di sekitar makam bahkan lumut disekitar nisan tumbuh liar di komplek pemakaman ini. (lebih…)
Iklan

Read Full Post »

Oleh : Nasrullah
Sulit menghilangkan berbagai stigma yang selama ini melekat pada masyarakat, suku atau etnis terasing. Misalnya ; Orang Hutan, Orang Gunung, Orang Sungai atau Orang Hulu yang selalu mengandung arti ketertinggalan, kebodohan kotor dan berpenyakit.
Bagi komunitas penduduk asli, kehidupan mereka biasanya terdapat di daerah pinggiran. Pesisir pantai maupun sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Pada daerah hulu mereka terdesak ke pedalaman, sekitar hutan atau pegunungan. Kata pinggiran dan pedalaman nampaknya menjadi key word yang memunculkan berbagai stigma tersebut di atas. (lebih…)

Read Full Post »

(Studi Kasus Terhadap Penonton Piala Dunia 2006)
Oleh : Nasrullah

Tulisan ini mencoba menelaah pendapat Daniel Miller dalam buku World Apart Modernity Through the Prism of the Local pada bab pertama Introduction Anthropology, Modernity and Consumption. Terutama ketika Miller mengatakan bahwa :

1) Barang-barang yang akan digunakan, sering membuat konsumen memilih sesuatu sesuai dengan seleranya. Bisa terjadi pertentangan antara barang yang tersedia dengan keinginan konsumen sendiri, sehingga diperlukan kreatifitas dari produsen dalam menghasilkan suatu barang; 2) Essensi dari konsumsi merupakan hubungan antara ideologi dengan benda-benda dari hasil kreatifitas, ideologi yang dominan akan mempengaruhi bentuk barang. Seseorang konsumen ketika membutuhkan, mungkin tidak dapat memilih, namun dalam pikirannya akan membayangkan bentuk barang ideal menurut kemauannya; 3) Antropologi di masa depan, akan lebih baik bila mempunyai agenda berhubungan dengan perbandingan kapitalis, perbandingan sistem birokrasi, dunia modern dan perbandingan konsumsi. (lebih…)

Read Full Post »

Orang Barito, Orang Yang Kaya

Oleh : Nasrullah
Kehidupan manusia tidak terlepas dengan air, setiap orang menyadari air adalah sumber kehidupan yang primer. Pada masyarakat tradisional, orang-orang akan berkumpul kemudian membentuk suatu komunitas tidak jauh pada mata air. Dari sinilah timbul pelbagai budaya dan peradaban.

Terdapat korelasi yang begitu kuat, antara orang yang hidup di dekat air dengan timbulnya khazanah kekayaan peradaban. Bermula peradaban tinggi dunia dikenal, ketika terjadi kehidupan orang-orang di sekitar sumur zam-zam. Kemudian orang Mesir di pinggiran sungai Nil, melahirkan karya fenomenal sebagai keajaiban dunia seperti Piramid dan Spink. Di Bagdad terdapat peradaban tinggi dunia, di mana ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, kekuasaan dan lain sebagainya pernah berkembang dengan pesat, karena lahir dari orang-orang penghuni pinggiran sungai Tigris. (lebih…)

Read Full Post »